"Kita semua sudah menghitungnya, termasuk ketika tanggal 4 April (Pemilu Legislatif) dan 9 September (Pilpres)," kata politisi PDIP Yassona H Laoly kepada detikcom, di Hotel Santika, Rabu malam (15/10/2008).
Yassona mengatakan, dengan hitung-hitungan itu, koalisi yang terbentuk akan jelas. "Kita ingin sistem presidensiil nanti itu efektif, tidak seperti sekarang. Karenanya kita ingin dari awal ada koalisi yang jelas," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Alot ini kan karena semua partai sudah punya hitungan-hitungan untuk bertarung besok. Karena itu, ini harus dipahami, ini politik, jadi wajar kalau masing-masing bertahan dengan usulannya," terangnya.
Saat ditanya bagaimana sikap PDIP jika nanti semua fraksi termasuk Golkar
mengusulkan syarat pengajuan capres dan cawapres di angka 20 persen kursi dan 20 persen suara? "Sampai saat ini kita masih tetap dengan usulan kita. Kalau nanti ada begitu, ya kita lihat nanti," pungkas Yassona. (yid/ken)










































