PDIP Ngotot Syarat Ajukan Capres 26% Sebab Sudah Berhitung

RUU Pilpres

PDIP Ngotot Syarat Ajukan Capres 26% Sebab Sudah Berhitung

- detikNews
Kamis, 16 Okt 2008 14:56 WIB
Jakarta - PDIP tetap ngotot syarat pengajuan capres harus mendapat 26 persen suara. Dari hitung-hitungan yang dilakukan, usulan ini akan menguntungkan PDIP dan Megawati Soekarnoputri sebagai capres dari partai berlambang banteng moncong putih itu.

"Kita semua sudah menghitungnya, termasuk ketika tanggal 4 April (Pemilu Legislatif) dan 9 September (Pilpres)," kata politisi PDIP Yassona H Laoly kepada detikcom, di Hotel Santika, Rabu malam (15/10/2008).

Yassona mengatakan, dengan hitung-hitungan itu, koalisi yang terbentuk akan jelas. "Kita ingin sistem presidensiil nanti itu efektif, tidak seperti sekarang. Karenanya kita ingin dari awal ada koalisi yang jelas," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pria yang merupakan anggota DPR Komisi III itu mengatakan, tidak adanya titik temu antar fraksi-fraksi yang melakukan lobi karena masing-masing bertahan dengan usulannya. Hal ini di perkuat dengan hitung-hitungan masing-masing partai yang sudah matang untuk bertarung dalam Pilpres 2009.

"Alot ini kan karena semua partai sudah punya hitungan-hitungan untuk bertarung besok. Karena itu, ini harus dipahami, ini politik, jadi wajar kalau masing-masing bertahan dengan usulannya," terangnya.

Saat ditanya bagaimana sikap PDIP jika nanti semua fraksi termasuk Golkar
mengusulkan syarat pengajuan capres dan cawapres di angka 20 persen kursi dan 20 persen suara? "Sampai saat ini kita masih tetap dengan usulan kita. Kalau nanti ada begitu, ya kita lihat nanti," pungkas Yassona. (yid/ken)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait