Namun personel Kantata Takwa ini mengaku bukan informan. Hanya mendukung penuh KPK.
"Saya bukan informan. Ini hanya urun rembug kalau dalam bahasa jawanya. Kita harus dukung full KPK untuk mengungkapkan kasus-kasus seperti BLBI," ujar Djodi di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Kamis (16/10/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita harus menjaga kewibawaan KPK yang saat ini telah berhasil menertibkan langkah law enforcement di lingkungan birokrasi," katanya.
Tetapi ini bukan terkait pemeriksaan Pak?
"Tanya saja ke KPK. Saya hanya memberikan masukan saja sebagai warga biasa," jawabnya.
Djodi akhirnya bergegas meninggalkan gedung KPK. Saat datang ke KPK Djodi naik Toyota Toyota Alphard warna putih. Ketika pulang meninggalkan KPK iaΒ menaiki Toyota Harrier dengan nopol B 8590 JZ. Ia masih bersama perempuan cantik yang mendampinginya.
(gus/iy)










































