McCain - Obama Saling Serang Soal Pajak

McCain - Obama Saling Serang Soal Pajak

- detikNews
Kamis, 16 Okt 2008 08:20 WIB
McCain - Obama Saling Serang Soal Pajak
Hempstead - Calon presiden (capres) Amerika Serikat (AS) John McCain dan Barack Obama berdebat serius mengenai rencana perpajakan bilamana terpilih menjadi presiden.

McCain tak membuang waktu dan langsung menyerang Obama berkenaan dengan rencana senator Illinois itu untuk menaikkan pajak bagi warga yang berpenghasilan lebih dari $250.000 setahun. McCain mengritik Obama dengan mengatakan bahwa rencana semacam itu akan melukai industri kecil.

"Kenapa Anda harus menaikkan pajak sekarang?" tanya McCain kepada Obama. "Kita seharusnya mendorong kewirausahaan," serang McCain seperti dilansir Reuters dan CNN, Kamis (16/10/2008) waktu Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Obama yang diserang pun membantah dengan mengatakan bahwa rencananya yang sesungguhnya adalah mengurangi pajak bagi 95% warga AS dan hanya menaikkan sedikit sekali pajak bagi orang kaya AS. Obama balik menyerang McCain seraya mengatakan bahwa McCain memang akan memberikan potongan pajak, tapi potongan pajak tersebut diberikan pada perusahaan-perusahaan besar.

"McCain akan memberikan 2 miliar dolar AS kepada perusahaan besar seperti Exxonmobil sementara saya akan memberikan potongan pajak bagi 95% warga AS," bantah Obama. "Kita berdua ingin memotong pajak," Obama merujuk pada dirinya dan McCain, "Yang membedakan adalah ITALIC kepada siapa kita akan memberikan potongan pajak tersebut," sindir Obama.

Dalam debat yang diperkirakan ditonton lebih dari 60 juta pasang mata tersebut McCain gemar membandingkan rekam jejak dan sepak terjang dirinya di senat dengan Obama yang ia anggap masih 'hijau'. Di sisi lain Obama kerap menyamakan McCain dengan Bush yang ia anggap gagal.

Kesal dengan hal tersebut, McCain menjawab singkat, "Saya bukan presiden Bush. Bila Anda ingin melawan presiden Bush, lakukan hal itu empat tahun lalu!" pungkasnya.

(alf/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads