"Ada banyak plot kompleks. Kami telah membongkar salah satunya, yang menyebabkan kehancuran pada al Qaeda dan plot-plot sedikit memudar," ujar West.
"Namun, plot besar lainnya muncul kembali, yang sedang kami monitor," kata West yang juga mantan pimpinan Angkatan Laut Kerajaan Inggris seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (15/10/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
West mengatakan, Inggris tengah menghadapi ancaman besar para ekstremis. "Ancamannya besar. Ancaman itu telah sedikit berkurang namun kini bangkit kembali dalam konteks 'parah," ujar West.
Dirjen badan intelijen Inggris MI5, Jonathan Evans tahun lalu mengatakan, sekitar 2 ribu orang telah diidentifikasi sebagai orang yang membawa ancaman langsung bagi keamanan nasional.
Pemerintah Inggris kian meningkatkan kewaspadaan akan serangan teroris sejak Juli 2005. Saat itu bom bunuh diri menewaskan 52 orang di London.
(ita/iy)











































