"Ini akibat konflik internal yakni penggantian ketua DPC PDIP Banyumas," kata Bendahara DPC PDIP Banyumas, Widyaningrum di Ajibarang, Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (15/10/2009).
Widyaningrum menjelaskan, pemberian padi MSP ini sebenarnya proyek dari DPP. Namun pelaksanaannya, diserahkan kepada masing-masing daerah dan DPC.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sampai saat ini belum ada solusinya mau seperti apa. Semuanya ya tergantung ketua DPC PDIP yang baru," ungkap Widyaningrum.
Pemberhentikan Suherman selaku Ketua DPC PDIP Banyumas dilakukan sekitar Agustus lalu. Langkah tegas ini diambil DPP PDIP menyusul keluarnya Keputusan Mahkamah Agung (MA) yang menjatuhkan vonis empat bulan kepada Suherman terkait kasus ijazah palsu.
Seperti diberitakan sebelumnya, belasan petani di Desa Kracak, Ajibarang, Banyumas, membakar padi MSP hasil panen. Mereka kecewa karena DPC PDIP Banyumas tidak menepati janjinya untuk membeli padi tersebut.
(djo/iy)











































