Aksi pembakaran benih padi MSP itu dilakukan belasan petani di Desa Kracak, Ajibarang, Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (15/10/2008), sekitar pukul 11.00 WIB. Para petani ini mengaku tergabung dalam kelompok tani Sri Ayu.
Ketua kelompok tani Sri Ayu, Sumarto, menuturkan aksi para petani ini buntut dari janji DPC PDIP Banyumas sewaktu dipimpin Suherman beberapa waktu lalu. Pada waktu itu Suherman membagikan benih padi jenis MSP yang awalnya kepanjangan dari kalimat Mari Sejahterakan Petani. Namun belakangan, kepanjangan MSP lebih dipopulerkan sebagai Megawati Soekarnoputri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi kenyataannya setelah bibit padi jadi, Suherman mengingkari janjinya. Kami kecewa, disuruh menyiapkan bibit tapi tidak dibayar," ujar Sumarto.
Selain dua karung bibit padi, para petani juga membakar sebuah spanduk bertuliskan Padi Emespe (Megawati Soekarnoputri) yang bergambar foto Ketua Umum PIDP Megawati.Β Aksi ini mendapat pengawalan sejumlah aparat kepolisian dari Polres Banyumas dan Polsek Ajibarang.
(djo/djo)











































