"Hal itu merendahkan partai sebesar Golkar. Partai kecil seperti PBB saja mencalonkan Yusril sebagai presiden, Hanura dan Gerindra sebagai partai baru aja berani mencapreskan Wiranto dan Prabowo. Masa Golkar targetnya cuma nomor dua," kata kader muda Partai Golkar Yuddy Chrisnandi kepada detikcom, Rabu (15/10/2008).
Menurut Yuddy, sebaiknya Golkar tidak menerima begitu saja isyarat pinangan SBY tersebut. Sebaliknya, Golkar harus berusaha semaksimal mungkin untuk merebut kursi presiden.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yuddy menambahkan, seharusnya Golkar menanggapi secara bijaksana isyarat pinangan SBY terhadap ketua umumnya itu. Golkar tidak boleh tergantung dengan Demokrat yang mengusung SBY sebagai capres.
"Pernyataan pimpinan Demokrat adalah sinyal yang harus ditangkap jajaran PG secara sensitif dan bijaksana tentang apa sebenarnya yang diinginkan SBY. Sehingga tidak boleh bergantung," tandas Yuddy.
(lrn/iy)











































