Pengamat: Prabowo Mau Terima Pinangan Hanya Bila Terpaksa

Masuk Bursa Cawapres Mega

Pengamat: Prabowo Mau Terima Pinangan Hanya Bila Terpaksa

- detikNews
Rabu, 15 Okt 2008 10:27 WIB
Jakarta - Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Prabowo Subianto masuk dalam bursa cawapres PDIP. Prabowo dinilai bisa menerima pinangan itu jika terpaksa gagal dalam capres.

"Kalau sekarang ini Prabowo belum, kecuali nanti terpaksa, dia nggak mempunyai dukungan menjadi capres," ujar pengamat politik dari UI Prof Maswadi Rauf kepada detikcom, Rabu (15/10/2008).

Menurut Maswadi, mantan menantu mendiang Presiden Soeharto itu sudah 3 tahun mempersiapkan diri menjadi orang nomor satu di Indonesia. Gerakan politik Prabowo terencana dan merangkul masyarakat bawah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya lihat Prabowo jauh lebih siap menjadi Presiden, bahkan lebih siap dari Wiranto sekalipun," jelas dosen FISIP UI ini.

Jika Prabowo siap beralih menjadi pendamping Megawati dalam Pilpres 2009, lanjut Maswadi, suara PDIP akan jauh melesat. "Kalau Mega kharismanya saja, kalau Prabowo pemimpin organisasi yang merakyat," katanya.

Fadel

Selain Prabowo, Fadel Muhammad juga masuk dalam bursa cawapres Mega. Menurut Maswadi, jika Fadel yang dipinang kemungkinan tawaran itu akan diambil politisi Golkar yang namanya dicoret dari daftar caleg itu. "Fadel mungkin, karena dia kecewa dengan orang Golkar lalu dia mencari perahu lain," tutur Maswadi.

Namun sayangnya jika Mega dipasangkan dengan Fadel Muhammad, maka suara PDIP tidak akan bertambah banyak. "Mungkin orang Gorontalo akan memilih Fadel, tapi rakyat di daerah lain belum tentu. Fadel belum dikenal secara nasional," tandas Maswadi. (nik/iy)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads