"Saya nggak yakin apa yang dibilang oleh Polly. Terlalu banyak bantahan-bantahan. Jadi saya kira itu tak akan diperhatikan," ujar Usman kepada detikcom, Rabu (15/10/2008).
Pernyataan itu disampaikan Polly ketika menjawab pertanyaan kuasa hukum Muchdi, Luthfie Hakim, apakah pernah ada orang-orang yang membujuk Polly untuk mengaku terlibat dalam pembunuhan Munir dalam persidangan di PN Jaksel Selasa 14 Oktober kemarin dengan terdakwa mantan Deputi V BIN Muchdi PR.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pollycarpus, menurut alumni Universitas Trisakti ini memang sering memberikan kesaksian-kesaksian yang bertentangan dengan fakta. Hal ini dimaksudkan untuk kepentingan pribadi Polly.
"Memang tantangan berat bagi aparat hukum karena pembunuhan ini sangat rahasia. Tidak ada seorang pun melihat karena pembunuhan ini menggunakan racun yang tidak menimbulkan luka, bau atau apa pun," kata Usman.
Usman pun berharap agar majelis hakim dalam memutuskan kasus ini tetap berdasarkan pada fakta-fakta, bukan kesaksian Polly yang dinilai bertentangan dengan fakta.
(anw/lrn)











































