Koordinator Unit Pengendali Penyakit Avian Influenza (UPPAI) Ditjen Peternakan Departemen Pertanian Muhammad Azhar menyatakan, jika pasar khusus tersebut dioperasikan, maka seluruh unggas untuk pemenuhan kebutuhan pasar-pasar di Jakarta, hanya boleh masuk melalui salah satu dari enam pasar tersebut.
"Di sana penampungan sementara, di sana juga pemotongan. Seterusnya dari sini daging ayam yang sudah dipotong akan disitribusikan ke pasar-pasar di Jakarta. Selain di enam pasar khusus unggas ini, tidak ada unggas hidup yang diperjual-belikan di pasar lain di Jakarta," kata Muhammad Azhar, Selasa (14/10/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikatakan Azhar, pembangunan pasar khusus itu merupakan pilot project itu ditangani Pemprov DKI Jakarta. Pasar-pasar tersebut akan dibangun di kawasan-kawasan pinggiran Jakarta, sehingga truk-truk maupun transportasi pengangkut unggas yang datang dari berbagai daerah di Jawa, tidak memasuki kawasan kota.
Selama ini ada sekitar 200 pasar yang juga menjadi pasar unggas, sehingga upaya melokalisir virus flu burung menjadi terlalu luas. Sementara jika di enam tempat, upaya itu akan lebih mudah. Ini merupakan salah satu strategi untuk mengatasi pandemi flu burung di Indonesia. (rul/djo)











































