"Ada call tarif record yang jadi barang bukti dalam perkara ini dari Telkomsel," kata Jaksa Penuntut UmumΒ (JPU) Cyrus Sinaga dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (13/10/2008).
Sebelumnya, JPU juga telah menunjukkan beberapa nomor dari hasil print out call tarif record kepada saksi Pollycarpus. Nomor-nomor yang ditunjukkan antara lain 08159202267 dan 08126534901. Namun Polly mengaku tidak pernah tahu nomor telepon tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Seingat saya, saya tidak punya (nomor tersebut)," aku Pollycarpus.
Namun, saat ditanya tentang berapa nomor telepon yang digunakannya saat itu, Polly mengaku lupa.
"Saya lupa, sudah di serahkan ke penyidik dan katanya sudah di bawa ke Amerika," ungkap Polly.
Menurut JPU, berdasarkan print out call tarif record ada nomor yang menghubungi nomer 021-7407459 pada tanggal 7 September 2004 pukul 10.40 WIB. Nomor tersebut (021-7407459) kemudian diakui Polly sebagai nomor telepon rumahnya yang terletak di bilangan Pamulang, Tanggerang.
"Pada saat hari meninggalnya Munir ada hubungan line telepon antara nomor telepon rumah saksi dengan nomor 0811900978," kata jaksa sambil menjelaskan bahwa sebelumnya pihak penyidik juga sudah menanyakan kepada terdakwa terkait nomor tersebut."Ini diakui nomor terdakwa," tambahnya lagi.
Polly pun membantah, menurutnya dirinya tak pernah menerima telepon dari nomor tersebut. "Tidak pernah," kata Polly tegas.
Namun, jaksa kembali menjelaskan bahwa pada pukul 15.16 WIB di hari yang sama nomor yang sama 0811900978 kembali menghubungi nomor telepon rumah saksi lagi.
Namun, Polly lagi-lagi membantahnya. "Tidak pernah," akunya lagi saat ditanyai jaksa.
Menurut Jaksa Penuntut Umum Cyrus Sinaga, apa yang diungkapkan Polly di persidangan adalah bohong. "Itu kebohongan karena katanya bukan itu nomor teleponnya," kata Cyrus yang ditemui usai persidangan.
Cyrus menjelaskan dasar keyakinan JPU bahwa nomer tersebut adalah nomor Polly adalah hasil cloning dari berbagai macam hubungan telepon yang diperlihatkan dari telepon milik terdakwa. "Ada nomor Polly di situ," jelas Cyrus.
Saat ditanyai berapa kali hubungan telepon tersebut, Cyrus menjawab "nanti di sidang depan," pungkasnya. (nov/anw)











































