Hibah US$9,6 Juta, RI-Norwegia Percepat Kerjasama Perikanan dan Energi

Laporan dari Oslo

Hibah US$9,6 Juta, RI-Norwegia Percepat Kerjasama Perikanan dan Energi

- detikNews
Selasa, 14 Okt 2008 17:05 WIB
Hibah US$9,6 Juta, RI-Norwegia Percepat Kerjasama Perikanan dan Energi
Oslo - Indonesia dan Norwegia sepakat untuk mempercepat pelaksanaan kerjasama di bidang perikanan dan energi terbarukan, dengan segera menandatangani perjanjian hibah senilai US$9,6 Juta.

Hibah sebesar itu masing-masing US$ 8,6 Juta untuk perikanan dan US$1 juta untuk proyek energi terbarukan.

Hal tersebut merupakan salah satu hasil dari pertemuan bilateral antara Direktur Jendral Amerika dan Eropa Deplu Dubes Retno L.P Marsudi dengan Menlu Norwegia Jonas Gahr Store di Oslo, Senin (13/10/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pertemuan dilanjutkan dengan Senior Officials' Meeting/SOM (pertemuan antarpejabat tinggi, red) kedua negara. Pihak Norwegia dipimpin oleh Dubes Aud Marit Wiig, Kuasa Usaha Ad Interima KBRI Oslo Mansyur Pangeran kepada detikcom seusai pertemuan.

Disepakati bahwa dari hibah senilai US$8,6 juta antara lain akan dipergunakan untuk pembentukan Komite Kerjasama Perikanan dan Akuakultur Indonesia-Norwegia, pendidikan dan pelatihan, pembangunan akuakultur terkait dengan Laboratorium Kesehatan Perairan Nasional, dan Manajemen Perikanan Bersama.

Sedangkan hibah USD 1 juta akan digunakan untuk pembangunan renewable energy park, yang menurut rencana akan dibangun di Baron, Yogyakarta.

Kedua draft perjanjian tersebut sempat agak alot ditandatangani mengingat adanya perbedaan sistem peraturan hibah antara kedua negara.

Namun dalam SOM di Oslo tersebut pihak Norwegia dapat diyakinkan dan perbedaan telah dapat dijembatani. Kedua draft perjanjian dalam waktu dekat akan segera ditandatangani.
(es/es)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait