Hibah sebesar itu masing-masing US$ 8,6 Juta untuk perikanan dan US$1 juta untuk proyek energi terbarukan.
Hal tersebut merupakan salah satu hasil dari pertemuan bilateral antara Direktur Jendral Amerika dan Eropa Deplu Dubes Retno L.P Marsudi dengan Menlu Norwegia Jonas Gahr Store di Oslo, Senin (13/10/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Disepakati bahwa dari hibah senilai US$8,6 juta antara lain akan dipergunakan untuk pembentukan Komite Kerjasama Perikanan dan Akuakultur Indonesia-Norwegia, pendidikan dan pelatihan, pembangunan akuakultur terkait dengan Laboratorium Kesehatan Perairan Nasional, dan Manajemen Perikanan Bersama.
Sedangkan hibah USD 1 juta akan digunakan untuk pembangunan renewable energy park, yang menurut rencana akan dibangun di Baron, Yogyakarta.
Kedua draft perjanjian tersebut sempat agak alot ditandatangani mengingat adanya perbedaan sistem peraturan hibah antara kedua negara.
Namun dalam SOM di Oslo tersebut pihak Norwegia dapat diyakinkan dan perbedaan telah dapat dijembatani. Kedua draft perjanjian dalam waktu dekat akan segera ditandatangani.
(es/es)










































