"Hanya saudara-saudara yang bisa bekerja keras," kata JK saat memberikan sambutan dalam acara Temu Kader dan Halal Bihalal di Kantor DPD Golkar Jawa Timur, Jl Ahmad Yani, Surabaya, Selasa (14/10/2008).
Menurutnya, dari hasil survei terungkap kader Golkar kurang militan dan kurang bersosial. Dulu, kata JK, Golkar menang karena didukung oleh banyak orang. Golkar waktu itu memperoleh dukungan dari birokrasi dan jalur luar partai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam Pemilu 2009 ini Golkar menggunakan sistem suara terbanyak. Sistem ini, ujar JK, digunakan agar semua calon bisa bekerja keras.
"Saya percaya bisa menyumbang lima persen. Jangan saling menghambat, tapi saling mendukung agar bisa memenangkan Golkar," tandasnya.
Ia juga meminta para caleg mengubah cara berkampanye serta tidak mencari suara di wilayah yang menjadi basis Golkar, tetapi mencari suara di tempat yang lain. Keberhasilan kampanye, menurut JK, bisa diukur dari ungkapan syukur yang muncul dari masyarakat.
"Kampanye berhasil kalau ada yang mengatakan terima kasih, syukur, alhamdulillah dan wah," ujarnya.
Menurutnya, pemilu di Indonesia adalah yang paling sulit di dunia. Sebab surat suara yang digunakan sangat besar sehingga melipat atau membukanya saja sangat sulit.
JK hadir di DPD Golkar Jatim didampingi istrinya, Ny Mufidah Kalla, dan Sekjen DPP Golkar Sumarsono beserta pengurus DPP Golkar lainnya.
(bdh/sho)











































