JK Minta Caleg Golkar Bekerja Keras Dalam Pemilu 2009

JK Minta Caleg Golkar Bekerja Keras Dalam Pemilu 2009

- detikNews
Selasa, 14 Okt 2008 16:29 WIB
JK Minta Caleg Golkar Bekerja Keras Dalam Pemilu 2009
Surabaya - Ketua Umum DPP Partai Golkar Jusuf Kalla (JK) meminta seluruh calon legislatif (caleg) Golkar yang akan bertarung dalam Pemilu 2009 bekerja keras dalam rangka memenangi pemilu. Ini penting karena Golkar sekarang tidak seperti di zaman Orde Baru yang didukung banyak orang.

"Hanya saudara-saudara yang bisa bekerja keras," kata JK saat memberikan sambutan dalam acara Temu Kader dan Halal Bihalal di Kantor DPD Golkar Jawa Timur, Jl Ahmad Yani, Surabaya, Selasa (14/10/2008).

Menurutnya, dari hasil survei terungkap kader Golkar kurang militan dan kurang bersosial. Dulu, kata JK, Golkar menang karena didukung oleh banyak orang. Golkar waktu itu memperoleh dukungan dari birokrasi dan jalur luar partai.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sebelum reformasi, lurah, camat, hingga menteri membantu Golkar. Tapi sekarang kita bekerja sendiri," tegasnya.

Dalam Pemilu 2009 ini Golkar menggunakan sistem suara terbanyak. Sistem ini, ujar JK, digunakan agar semua calon bisa bekerja keras.

"Saya percaya bisa menyumbang lima persen. Jangan saling menghambat, tapi saling mendukung agar bisa memenangkan Golkar," tandasnya.

Ia juga meminta para caleg mengubah cara berkampanye serta tidak mencari suara di wilayah yang menjadi basis Golkar, tetapi mencari suara di tempat yang lain. Keberhasilan kampanye, menurut JK, bisa diukur dari ungkapan syukur yang muncul dari masyarakat.

"Kampanye berhasil kalau ada yang mengatakan terima kasih, syukur, alhamdulillah dan wah," ujarnya.

Menurutnya, pemilu di Indonesia adalah yang paling sulit di dunia. Sebab surat suara yang digunakan sangat besar sehingga melipat atau membukanya saja sangat sulit.

JK hadir di DPD Golkar Jatim didampingi istrinya, Ny Mufidah Kalla, dan Sekjen DPP Golkar Sumarsono beserta pengurus DPP  Golkar lainnya.

(bdh/sho)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads