Puluhan mahasiswa itu tiba di Mapolda Sulselbar, Jl Perintis Kemerdekaan KM 16, Makassar, sekitar pukul 13.00 Wita, Selasa (14/10/2008). Mereka datang dengan menggunakan puluhan sepeda motor.
Sesampainya di depan Mapolda Sulselbar, para mahasiswa langsung menggelar orasi. Mereka mengecam aksi penembakan warga sebagai perbuatan yang sangat sadis oleh aparat kepolsian. Para mahasiswa ini mendesak Polda Sulselbar mencopot Kapolres Takalar AKBP Chevy karena tidak becus menangani perselisihan antara warga dan pabrik gula Takalar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menanggapi aksi mahasiswa ini, Kabid Propam Polda Sulselbar Kombes Antony Hutabarat menjelaskan, pihaknya sudah memeriksa sembilan anggota Brimob yang diduga melanggar etika profesi dan kedisiplinan. Dia juga berjanji menyampaikan aspirasi mahasiswa ke Kapolda Sulselbar, Irjen Sisno Adiwinoto.
"Sampai saat ini, kami sudah menarik satu dari tiga kompi anggota Brimob dari pabrik gula." tutur Antony. (mna/djo)










































