"Ketika bertemu dengan ketua umum (Partai Golkar) di Jakarta saya ditanyai apa masih berharap (jadi caleg), saya bilang masih mengharap. Merupakan hak politik untuk menjalankan idealisme saya, dan bermain untuk pemilu 2009 nanti," tutur Fadel dalam pembicaraan telepon, Selasa (14/10/2008).
Menurutnya kala itu Jusuf Kalla (JK) saat itu menjanjikan posisi caleg jika ada kandidat caleg yang bermasalah di daerah pemilihannya. Dia juga diminta untuk menunggu surat ijin dari Mendagri untuk menjadi caleg, lantaran ia masih menjabat sebagai Gubernur Gorontalo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun hingga rekomendasi yang membolehkan Fadel untuk menjadi caleg keluar, belum ada tindakan yang jelas dari DPP Partai Golkar. Janji JK untuk mendorong nama Fadel mengisi bakal caleg yang dicoret KPU tidak kunjung ada realisasinya.
"Katanya saya akan didorong jika nanti ada pergantian caleg. Tapi sikap partai sampai saat ini masih dingin," ujar ketua DPD Partai Golkar Gorontalo ini.
(gun/lh)











































