TK: Pemerintah Harusnya Sudah Antisipasi Krisis

TK: Pemerintah Harusnya Sudah Antisipasi Krisis

- detikNews
Selasa, 14 Okt 2008 12:07 WIB
TK: Pemerintah Harusnya Sudah Antisipasi Krisis
Jakarta - Pertanda datangnya ancaman krisis ekonomi kali ini sama seperti 10 tahun lalu. Maka seharusnya sejak jauh hari pemerintah sudah menyiapkan langkah-langkah antisipasi agar dampaknya tidak sebesar sekarang ini.

"Misalnya dari 2005, sehingga situasinya tidak sesulit ini," kritik politisi senior PDIP, Taufiq Kiemas (TK), di kediaman pribadinya di Jl Teuku Umar, Jakarta, Selasa (14/10/2008).

Contoh langkah antisipasi yang seharusnya sudah ditempuh adalah penerbitan UU perlindungan bagi pengusaha oleh pemerintah. Sehingga ada payung hukum bagi para pengusaha bila suatu ketika kondisi perekonomian tidak lagi kondusif untuk kegiatan usaha mereka.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Payung hukum lain yang perlu adalah UU tentang penjaminan simpanan masyarakat di bank. Perlu ada kepastian agar nilai minimal yang dijamin tidak terus berubah seperti yang terjadi baru-baru ini.

"Seperti penjaminan deposito, hari ini Rp 100 juta, besoknya Rp 2 miliar. Ini kan tidak ada kepastian, kalau ada UU semua jadi lebih jelas," ujar TK.

Kebijakan pemerintah di sektor perdagangan juga tidak luput dari kritik suami mantan presiden Megawati Soekarnoputri ini. Menurutnya hingga saat ini tidak ada perubahan signifikan dalam varian komoditas ekspor nasional yang masih mengandalkan pada bahan mentah.

"Secara faktual perekonomian Indonesia saat ini tidak beranjak seperti zaman kolonial.
Indonesia hanya mampu ekspor bahan mentah, persis zaman kolonial. Kita tidak bisa menjual barang setengah jadi sedikit pun," ujarnya.

Lalu apa yang akan dilakukan PDIP menghadapi krisis ekonomi bila kebetulan terjadi di saat mendapat kesempatan duduk di pucuk pemerintahan?

"Kalau PDIP akan melakukan pembangunan di segala sektor, seperti pertanian dan lain-lain yang menyerap banyak tenaga kerja. Prinsipnya bagaimana agar rakyat tidak menganggur, bukan sekedar menerima uang (BLT)," sahut TK yang tampak santai dengan kemeja biru motif kotak-kotak yang dikenakannya.

(lh/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads