SBY: Pemerintah Boleh Ganti, Tapi Loyalitas TNI Tak Boleh Ganti

SBY: Pemerintah Boleh Ganti, Tapi Loyalitas TNI Tak Boleh Ganti

- detikNews
Selasa, 14 Okt 2008 11:05 WIB
Surabaya - Presiden SBY menyisipkan sejumlah pesan bagi TNI yang berulang tahun ke ke-63. Salah satunya, TNI harus memegang teguh netralitas dan tidak terlibat politik praktis di Pemilu 2009.

"Untuk Pemilu 2009, TNI harus pegang teguh netralitas, tidak terlibat politik praktis," kata SBY dalam sambutannya saat memperingati HUT ke-63 TNI di di Dermaga Ujung, Kamal, Koarmatin, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (14/10/2008).

Menurut dia, netralitas TNI hanya pada bangsa dan negara. "Pemerintah boleh berganti 5 tahun sekali. Tetapi loyalitas TNI tidak boleh berganti. Ingat selalu pesan Panglima Besar Jenderal Sudirman. TNI adalah milik nasional yang tidak pernah berubah," papar SBY.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

SBY pun menyampaikan pesan lainnya. Dikatakan dia, TNI harus mengikuti kecenderungan perkembangan dunia. "Lakukan terus analisa dan kajian ancaman yang mungkin terjadi," ujarnya.

Selanjutnya, TNI diminta memuktahirkan strategi pertahanan dan doktrin. Penyelenggaraan peperangan akan terus berkembang seiiring dengan kemajuan teknologi. TNI harus siap untuk menghadapi peperangan konvensional maupun nonkonvensional.

Lebih lanjut SBY mengatakan, TNI harus terus melakukan pelatihan baik internal maupun latihan gabungan. TNI harus siap digerakkan kapan saja.

Selain itu, kata SBY, reformasi TNI secara tuntas. "Hormati pranata hukum," kata SBY. (aan/nrl)


Berita Terkait