"Tatonya sudah beda," kata ahli forensik, dr Mun'im Idris kepada detikcom, Selasa, (14/10/2008).
Jadi Hassan Basri otomatis gugur dari daftar korban? "Ya. Gugur," jawab Mun'im.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Identifikasi itu kan membandingkan dua data. Sejauh ini belum ada yang cocok. Kalau ada keluarga yang mau lapor silakan saja langsung ke saya. Karena datanya sudah A1 di saya," tandasnya.
Polisi hingga kini belum secara langsung menyatakan Hassan Basri bukan korban mutilasi. Polisi masih menunggu hasil tes DNA yang dilakukan oleh pusat kedokteran kepolisian Polri di Cipinang, Jakarta Timur. (gus/iy)











































