Juanda dan Ujung Kamal Ditutup 4 Jam

HUT ke-63 TNI

Juanda dan Ujung Kamal Ditutup 4 Jam

- detikNews
Selasa, 14 Okt 2008 06:59 WIB
Juanda dan Ujung Kamal Ditutup 4 Jam
Surabaya - Puncak peringatan HUT ke-63  TNI akan dipusatkan di Pangkalan TNI AL Komando Armada Timur (Koarmatim), Ujung, Surabaya, hari Selasa 14 Oktober 2008. Pelabuhan Ujung-Kamal ditutup 4 jam. Begitu juga Bandara Juanda yang tidak melayani penerbangan sipil selama 4 jam.

Penutupan pelabuhan yang melayani penyeberangan Surabaya-Madura ini ditutup karena Selat Madura akan digunakan sebagai arena defile kapal perang TNI AL.

Diperkirakan terjadi penumpukan penumpang di Ujung-Kamal karena menunggu upacara yang akan dihadiri Presiden SBY ini selesai. Penutupan Ujung-Kamal dimulai 07.30 WIB sampai 11.30 WIB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penutupan sementara juga terjadi di Bandara Juanda, Surabaya. Bandara ini tidak melayani penerbangan sipil sejak pukul 08.00 WIB hingga 11.00 WIB.

Maklum, karena selain defile kapal perang, peringatan HUT TNI itu juga diwarnai manuver pesawat tempur mapun helikopter milik militer yang akan memakai Pangkalan Udara TNI AL (Lanudal) Juanda sebagai base-nya. Demi lancarnya lalu lalang pesawat militer dan demi keselamatan penerbangan, maka Bandara Juanda ditutup.

"Ada 36 pergerakan di bandara yang mengalami penundaan. Ini delay seperti biasa. Penumpang tetap akan dilayani jika ingin check in tiket," kata Humas Angkasa Pura I, Firtson Mansyur kepada detikcom, Senin (13/10/2008).

Pihaknya, imbuh Firtson, sudah berkoordinasi dengan pihak maskapai mengenai penundaan penerbangan. Dia yakin masyarakat penguna jasa penerbangan mengerti dan memaklumi dengan adanya penundaan penerbangan. Karena menurutnya penutupan bandara sudah berlangsung sejak tanggal 10, 11 dan 12 Oktober.

"Kita sudah sampaikan pada maskapai kalau ada penundaan penerbangan. Dan kita berharap maskapai mengumumkan kalau ada penundaan," tuturnya.

Dalam demontrasi udara HUT ke-63 TNI, sebanyak 54 pesawat tempur, angkut, intai maritim dan helikopter berbagai jenis akan bermanuver di udara Surabaya. Sedangkan di laut, sebanyak 16 kapal perang akan melaksanakan Sailing Pass serta 270 perenang tempur TNI akan menyeberangi Selat Madura. (nwk/did)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads