"Ternyata manajemen obat-obatan itu bukan sesuatu yang sepele," ujar Menkes Siti Fadilah Supari dalam pembukaan 'Pelatihan Manajemen Bencana dan Obat-obatan', di Hotel Harris, Kuta, Bali, Senin (13/10/2008).
Menkes mengatakan, sebanyak 40 ton obat-obatan bantuan ditemukan kadaluarsa pada saat terjadi bencana tsunami di Aceh. "Obat-obat berbagai jenis itu kemudian dibakar," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi kalau di Yogya itu manajemen obatnya sudah lebih bagus. Di Yogya yang kadaluarsa ketahuan dari mana sehingga dikembalikan ke ambassador-nya untuk ditegur. Karena membakar obat yang kadaluarsa pun perlu biaya," tutur Menkes. (did/nwk)










































