Pelantikan berlangsung di aula serba guna gedung KBRI di Jalan Tun Razak, Kuala Lumpur Malaysia, Senin (13/10/2008).
Dubes Indonesia untuk Malaysia Da'i Bachtiar mengatakan, PPLN Malaysia harus mampu membangkitkan semangat nasionalisme WNI agar mau berpartisipasi aktif dalam Pemilu 2009 mendatang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Da'i, tingkat minat WNI untuk menggunakan hak politik mereka sebenarnya cukup tinggi. Hal itu terbukti dalam setiap kunjungan mantan kapolri tersebut ke sejumlah titik konsentrasi berkumpulnya WNI di Malaysia.
Jumlah WNI di Malaysia, lanjut Da'i, mencapai 2 juta orang yang terdiri dari pekerja, pelajar dan ekspatriat. Namun mereka tidak mendapat informasi yang jelas soal pemilu. "Kedatangan saudara sangat mengangkat harkat nasionalisme mereka," kata Da'i.
Karena itu, lanjutnya, KBRI juga akan berupaya membantu peningkatan jumlah partisipasi pemilih dengan penambahan TPS di sejumlah titik WNI selain Kuala Lumpur. TPS-TPS tersebut lebih difokuskan di pabrik-pabrik, ladang-ladang, daerah bangunan, dan perkampungan WNI.
"Saya sudah bertemu dengan ketua KPU. Prinsipnya mereka setuju itu semua, dan cost mereka tanggung semua apabila TPS bertambah," tambah Da'i.
Bahkan Da'i menjelaskan, Kementrian Luar Negeri, Kementrian Dalam Negeri dan
Kepolisian Malaysia telah memberikan respon positif atas usul pemerintah Indonesia untuk penambahan TPS tersebut.
Anggota PPLN yang dilantik Dai adalah Hari Primadi sebagai ketua. Teguh Hendro Cahyono, Edy Setyanto, Askar Triwiyanto, dan Akhmad Rofii Damyati dilantik sebagai anggota. Dua orang dilantik sebagai sekretariat PPLN yaitu Imran Hanafi dan Admani Bahda.
(rmd/nik)











































