"Pemerintah harus tegas. Harus ditangkap dan diproses," kata Ketua Umum DPP Pepabri Agum Gumelar dalam diskusi panel dalam rangka memperingati HUT ke-49 Pepabri di Kantor Departemen Pertahanan, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (13/10/2008).
Menurut Agum, insiden tersebut merupakan sesuatu yang sangat serius karena menyangkut lambang kenegaraan. Pepabri sangat menyesalkan kejadian tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agum menilai kedatangan Hasan Tiro ke Aceh adalah hal yang wajar. Namun ia meminta secara tegas agar tidak ada agenda-agenda terselubung dalam upaya perdamaian di Aceh.
"Ayo ciptakan perdamaian di Aceh. Siapa sih yang tidak mau perdamaian? Tapi perdamaian itu harus dalam wadah NKRI, jangan ada agenda-agenda terselubung," pintanya.
Sebelumnya Mabes Polri dan Gubernur NAD Irwandi Yusuf telah membantah adanya penurunan Bendera Merah Putih. Yang terjadi adalah Bendera Merah Putih telat dikibarkan dan bukan penurunan.
(sho/iy)











































