"Dari tatonya saja beda. Korban tato muka macannya tampak depan. Sedangkan Hassan Basri gambarnya tampak samping," ujar ahli forensik RSCM Mun'im Idris ketika dihubungi detikcom, Minggu (12/10/2008) malam.
Mun'im juga membantah apabila tato yang dimiliki korban adalah tato yang baru terbentuk setelah korban dibunuh. Menurut Mun'im, tato macan yang dimiliki oleh korban ini sudah lama dibentuk.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mun'im mengaku ketiga belas potongan tubuh korban mutilasi ini masih berada di RSCM guna melengkapi penyelidikan polisi. "Masih disimpan. Nunggu perintah dari Polda baru dikubur. Data-data kan sudah diambil," ujarnya.
Polisi pun merasa kesulitan dengan minimnya petunjuk dari kasus ini. Sementara itu, tindak lanjut untuk melakukan tes DNA pun dikatakan Mun'im masih menunggu perintah dari polisi. (mei/ndr)











































