Itulah yang terjadi dalam program hari bebas kendaraan bermotor di Jl Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (12/10/2008).
Aneka kendaraan yang meluncur dari perempatan Menteng mengarah ke Kuningan, diperbolehkan lewat seperti biasa. Polisi tampak berjaga di jalan seberang Menara Imperium. Jalur cepat ditutup. Yang dibuka hanya jalur lambat dan busway.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengendara melewati proyek apartemen The Groove/Rasuna Epicentrum. Lalu belok kanan melewati warung pasar kue subuh/kantor pendidikan dan pelatihan milik Pemprov DKI. Di kawasan inilah beban kendaraan meningkat. Lalu lintas tersendat. Asap bertebaran. Klakson terdengar bertubi-tubi.
Penutupan semua ruas di depan Pasar Festival dilakukan karena di situ tengah berlangsung aneka kegiatan masyarakat, mulai olahraga, naik sepeda kuno maupun panggung hiburan.
Kendaraan yang dibuang tadi lalu masuk kembali ke ruas Jl Rasuna Said. Namun baru beberapa ratus meter, semua kendaraan dibelokkan ke kiri/mengarah ke Casablanca/Nyi Ageng Serang. Di sini kepadatan juga terjadi.
Hanya kendaraan umum (Kopaja) saja yang bisa lewat di jalur lambat Jl Rasuna meneruskan perjalanan ke arah Mampang/Gatot Subroto.
Semua kendaraan dari arah Casablanca hendak belok kiri ke Kuningan juga distop polisi sehingga mereka harus kembali lagi ke arah Casablanca. Penumpukan kendaraan terjadi, meskipun tidak sehebat di hari kerja.
Car free day di Kuningan dimulai pukul 06.00 WIB - 14.00 WIB. Ini merupakan car free day pertama di kawasan bisnis tersebut. (nrl/nwk)










































