Komitmen penyelamatan ekosistem Pulau Sumatera tersebut sebelumnya telah disepakati oleh Gubernur se-Sumatera dalam Rapat Gubernur Sumatera di Jakarta pada 18 September 2008, dan didukung oleh Menteri Dalam Negeri, Menteri Negara Lingkungan Hidup, Menteri Pekerjaan Umum dan Menteri Kehutanan.
"Sebagai tindak lanjut dari kesepakatan ini, para gubernur se-Sumatera akan menyiapkan dokumen strategis dan operasional pendukung guna merealisasikan penyelamatan ekosistem di Pulau Sumatera," kata Hermien Rosita, Deputi Bidang Tata Lingkungan, Kementrian Negara Lingkungan Hidup dalam siaran persnya yang diterima detikcom, Sabtu (11/10/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejumlah organisasi konservasi lainnya di Sumatera yang bergabung didalam Forum Tata Ruang Pulau Sumatera (FORTRUST), telah sepakat untuk membantu terlaksananya implementasi komitmen politis tersebut demi terciptanya keseimbangan ekologis dan terlindunginya hutan dan kekayaan alam lainnya yang tersisa di Sumatera. Pulau Sumatera telah kehilangan 48 persen hutan alamnya sejak 1985.
"WWF memberikan apresiasi yang tinggi terhadap komitmen ini dan siap membantu mewujudkan komitmen tersebut di lapangan," kata Mubariq Ahmad, Direktur Eksekutif WWF-Indonesia.
Lebih dari 13 persen hutan yang tersisa di Sumatera merupakan hutan gambut. Sebagian diantaranya merupakan hutan gambut dalam dunia dengan kedalaman hingga mencapai 10 meter. Pembukaan hutan-hutan gambut tersebut dapat menyebabkan terjadinya emisi karbon yang merupakan penyebab terjadinya perubahan iklim.
"Dengan menyelamatkan hutan alam yang tersisa, maka Sumatera telah berkontribusi secara signifikan dalam memitigasi perubahan iklim global," kata Marlis Rahman, Wakil Gubernur Sumatra Barat.
Sementara itu Humas Provinsi Riau, Chairul Riski kepada detikcom menyebutkan, dalam pertemuan konversi tingkat tinggi di Barcelona Gubernur Riau, Wan Abu Bakar turut menjadi pembicara dalam pertemuan tersebut. Pemerintah Provinsi Riau juga menunjukan komttmennya untuk menyelamatkan kawasan hutan di Riau.
"Pemerintah Riau juga turut andil dalam menyelamatkan ekosistem khususnya di wilayah Riau. Kita berharap pertemuan di Barcelona dapat membuahkan hasil yang gemilang dalam persepektif penyelamatan hutan yang tersisa," kata Riski. (cha/irw)











































