"Apabila dibandingkan dengan operasi ketupat tahun 2007, mengalami penurunan 507 kasus," ujar Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Abubakar Nataprawira dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jl. Trunojoyo Jakarta Selatan, Jumat (10/10/2008).
Abubakar menambahkan bahwa korban meninggal tahun 2008 sebanyak 633 orang sedangkan tahun 2007 sebanyak 798 orang. Untuk luka berat pada tahun 2008 sebanyak 797 orang, tahun 2007 952 orang. Luka ringan tahun 2008 1379 orang, tahun 2007 2034 orang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Abubakar menambahkan total kerugian materil mencapai Rp 4.856.934.800. Jumlah kendaraan yang ditilang sebanyak 301.539, dengan rincian sepeda motor 29.117, mobil pribadi 5.732, bus 1.212 dan mobil beban 2.461. Jumlah kendaraan yang terlibat kecelakaan sebanyak 2.443.
Penurunan angka kecelakaan di operasi ketupat 2008 menurut Abubakar dikarenakan beberapa faktor. "Penurunan ini diakibatkan oleh beberapa faktor," imbuhnya.
Faktor yang mempengaruhi penurunan angka kecelakaan lalu lintas, yakni pola-pola pengamanan 2008 ada perubahan, sarana infrastruktur jalan yang telah mengalami perbaikan, aparat kepolisian dilapangan melakukan tindakan secara tegas terhadap para pelanggar. (ddt/ndr)











































