Eksekusi Perumahan Kodam I Bukit Barisan Berlangsung Ricuh

Eksekusi Perumahan Kodam I Bukit Barisan Berlangsung Ricuh

- detikNews
Jumat, 10 Okt 2008 15:32 WIB
Medan - Eksekusi komplek perumahan Polisi Militer Kodam I Bukit Barisan di Medan, berlangsung ricuh. Sebanyak 38 keluarga yang bertahan berupaya melawan petugas yang akan mengosongkan komplek tersebut.

Seorang warga bahkan sampai jatuh pingsan saat mencoba menghalangi petugas mengeluarkan seluruh perabot dari dalam rumah. Sementara buldozer segera merubuhkan rumah-rumah semi permanen tersebut yang sudah kosong.

Kericuhan ini terjadi ketika warga komplek berusaha melawan ratusan petugas Kodam I Bukit Barisan yang mengadakan penertiban di komplek yang berada di Jl Merak Jingga, Medan, Jumat (10/10/2008).

Seorang purnawirawan TNI terlihat pingsan ketika melihat barang-barangnya dikeluarkan secara paksa. Sementara warga lainnya berteriak histeris. Meski mendapat perlawanan, petugas tetap merubuhkan dan mengeluarkan perabot warga tersebut.

Warga menolak digusur karena menurut mereka Kodam I Bukit Barisan tidak berhak melakukan penertiban. Pasalnya persoalan hukum belum selesai. Saat ini warga masih menunggu hasil proses hukum di tingkat banding di Pengadilan Tinggi Sumatera Utara.

Kepala Penerangan Kodam I Bukit Barisan Letnan Kolonel A Nasution menyatakan, penertiban ini merupakan bagian dari penertiban sebelumnya.

"Sudah ada landasan hukum tetap, karena gugatan dari warga telah ditolak Pengadilan Negeri Medan," ujar A Nasution.

Rencananya seluruh perabotan warga akan dibawa ke markas Kodam I Bukit Barisan untuk diserahkan kepada warga masing-masing. Selain itu kodam akan memberikan uang tali asih kepada warga yang rumahnya terkena penertiban.
(rul/nik)


Berita Terkait