"Kita belum periksa DNA. Kita kan harus seleksi dulu. Ukuran sepatu dan tinggi badan saja tidak cocok. Untuk apa kita memaksakan?," kata Kasat Jatanras Reskrimum Polda Metro Jaya AKBP Fadhil Imron kepada wartawan di kantornya, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (10/10/2008).
Sementara itu, golongan darah korban sudah diketahui yakni golongan B. Sedangkan sample darah dari keluarga Hassan sudah ada di Pusdokkes
Mabes Polri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Upaya polisi untuk mengidentifikasi korban masih terus dilakukan. Hingga saat ini, polisi masih melakukan penelusuran ke beberapa tempat, mulai dari
ditemukannya 13 potongan tubuh tersebut di dalam bus jurusan Kalideres-Pulogadung.
(mei/mok)











































