Polisi Tunda Publikasikan Sketsa Wajah Pelaku

Mutilasi di Bus Mayasari

Polisi Tunda Publikasikan Sketsa Wajah Pelaku

- detikNews
Jumat, 10 Okt 2008 14:51 WIB
Polisi Tunda Publikasikan Sketsa Wajah Pelaku
Jakarta - Sejak ditemukannya potongan tubuh pada 29 September 2008 lalu, belum banyak masyarakat yang melaporkan kehilangan anggota keluarganya. Sketsa wajah pelaku mutilasi, yang menurut kesaksian kondektur bus Mayasari Bhakti, Yafed alias Apet diduga adalah seorang perempuan, belum bisa dipublikasikan.

"Hal ini pertimbangannya karena saksi hanya kondektur, sedangkan kita butuh keterangan saksi-saksi lainnya," ujar Kasat Jatanras Direskrimum Polda Metro Jaya kepada wartawan usai salat Jumat, di Polda Metro Jaya, Jl Gatot Subroto, Jumat (10/10/2008).

Pertimbangan tersebut didasarkan karena ada banyak orang yang menumpangi bus tersebut. Oleh karenanya, dalam kesempatan itu pula, Fadhil menghimbau agar masyarakat berpartisipasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Agar masyarakat yang punya anggota keluarganya dengan ciri-ciri tersebut, agar menghubungi call center," ujar Fadhil.

Selain itu, alasan polisi belum mempublikasikan sketsa wajah yang diduga pelaku, karena intensitas waktu antara saksi dan orang yang diduga pelaku sangat singkat.

"Dan Yafed pun lebih fokus ke uang," katanya.

Penyidik Polda Metro Jaya juga mengkhawatirkan keterangan yang diberikan Yafed mengada-ada. "Karena dia merasa tertekan oleh polisi dan publik, jadi dia kasih keterangan seadanya," ujarnya.

Polisi merasa kesulitan mengidentifikasi korban karena kurangnya saksi dan bukti-bukti pendukung lainnya. Partisipasi masyarakat yang terlalu rendah juga menyulitkan penyelidikan.

Untuk itu, bagi anda yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tato macan di lengan sebelah kiri, tinggi badan 170 cm lebih, kulit sawo matang dan ukuran sepatu 40 lebih serta sering melakukan pengobatan tradisional agar menghubungi call center Polda Metro Jaya: 08129508867. (mei/irw)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait