"Sudah diamankan di Cilincing Jakarta Utara, di gudang," kata Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Santoso saat dihubungi lewat telepon, Jumat (10/10/2008).
Santoso membantah bila batu yang mirip kura-kura itu telah dijual ke Korea. "Belum ada dikirim. Sementara sedang dilakukan penyelidikan dan penyidikan. Kita sedang memerika saksi-saksi koordinasi dengan arkeolog," tambah Santoso.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepala Bidang Budaya, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bogor Boy Gyawarman merasa kecolongan atas diangkutnya batu tersebut. Saat mendapat laporan, Boy Gyawarman langsung ke lokasi, tapi kontainer yang membawa batu yang diduga bernilai sejarah itu sudah tidak ada. Disbudpar pun bekerjasama dengan polisi untuk melakukan pengejaran. (ndr/iy)











































