Greenpeace memaparkan pihaknya telah memiliki bukti terbaru mengenai konversi besar-besaran hutan alam di kawasan Lereh, Kabupaten Jayapura, Papua.
"Perusahaan-perusahaan kelapa sawit menimbun lahan untuk di konversi menjadi lahan perkebunan, biasanya dengan mengorbankan masyarakat pemilik tanah. Kami telah mengumpulkan bukti-bukti terbaru yang menunjukkan perusahaan seperti Sinar Mas, mulai melakukan pembukaan lahan besar-besaran," kata Juru kampanye Greenpeace Asia Tenggara Bustar Maitar dalam keterangan pers yang dikirim ke redaksi detikcom, Jumat (10/19/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Greenpeace pun mendesak pemerintah untuk segera memberlakukan moratorium terhadap semua bentuk konvesi hutan.
"Upaya melindungi benteng terakhir hutan alam Indonesia sangat penting untuk menangani dampak perubahan iklim. Kita perlu mendorong penghentian sementara (moratorium) sesegera mungkin terhadap semua bentuk konversi hutan di Indonesia guna mengendalikan emisi gas-gas rumah kaca, menjaga keanekaragaman hayati dan melindungi penghidupan masyarakat setempat," jelas Bustar. (nov/rdf)











































