"Dulu Yasin berani pasang badan untuk SBY. Tapi sekarang menjadi rivalnya. Tapi itu sah-sah saja. Namanya juga politik. Kadang jadi kawan kadang jadi lawan," jelas Qodari kepada detikcom (9/10/2008).
Hal ini, kata Qodari, juga terjadi pada tokoh-tokoh sebelumnya di era
pemerintahan Soekarno, Soeharto, Abdurahman Wahid hingga Megawati.
Sementara Sekjen Partai Karya Perjuangan (Pakar Pangan) Jackson Andre Kumaat, yang dihubungi secara terpisah mengatakan, majunya M Yasin sebagai capres bertujuan agar masyarakat punya banyak pilihan.
"Mudah-mudahan rakyat bisa memilih capres yang tepat. Sehingga bisa memilih
pemimpin nasional yang berani, tegas, dan tidak melindungi koruptor," ujar
Jackson.
Partai Pakar Pangan merupakan kendaraan politik M Yasin untuk maju sebagai
capres. Begitu pensiun dari militer, M Yasin langsung menjabat sebagai ketua
umum partai berlambang beringin merah tersebut.
Selain M Yasin, pensiunan jenderal yang akan maju adalah Prabowo Subianto dengan Partai Gerindra, sedangkan Wiranto akan maju dengan Partai Hanura. (zal/rdf)











































