"Kita prihatin dengan jumlah korban meninggal. Ini bahkan jauh melebihi jumlah yang wafat pada waktu menunaikan haji," ungkap Ketua MUI Amidhan Shaberah di kantor pusat MUI Jl Proklamasi, Jakarta Pusat, Kamis (9/10/2008).
Menurut Amidhan ulama perlu melakukan redefinisi tentang mudik. "Perlu ditertibkan lagi," kata Amidhan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nanti akan kita bawa ke Lembaga Fatwa," imbuh Amidhan. "Kalau itu (mudik) adalah silaturahmi sangat dianjurkan, namun jangan sampai itu menimbulkan korban," tambahnya.
"Yang meninggal jangan jadi sesuatu yang lumrah," serunya.
Namun Amidhan mengaku pihaknya masih akan membahas mengenai akan dikeluarkannya fatwa mengenai mudik lebaran. "Kita akan bahas itu terutama mengenai definisi silaturahmi, karena mudik ini sudah menjadi tradisi dan teologi bagi masyarakat kita," pungkasnya. (nov/rdf)











































