Pantauan detikcom, Kamis (9/10/2008) di lokasi kebakaran hingga pukul 16.10 WIB, si jago merah masih mengamuk mengobrak-abrik rumah dan belasan rumah di kanan-kirinya.
Tujuh mobil pemadam kebakaran dari Suku Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Pusat masih belum berhasil memadamkan api, karena kesulitan masuk ke lokasi gang yang lebarnya sekitar 2 meter itu.
Alhasil, warga di kampung itu bergotong royong memadamkan api dengan air comberan menggunakan ember. Warga pun panik dan terpaksa menjebol pintu dan jendela musala.
Api kebakaran membumbung tinggi, kepulan asap hitamnya terlihat hingga Jalan Majapahit dan Jalan Gadjah Mada, Jakarta Pusat. (nwk/nrl)











































