Peristiwa itu dialami tower yang berada di sekitar PLTD Keledang di Jl Cipto Mangunkusumo, Kecamatan Samarinda Seberang, sekitar pukul 02.00 WIB, Kamis (9/10/2008).
''Kejadian ini di luar dugaan kami,'' kata Manajer Niaga PT PLN Wilayah Kaltim Erfit kepada detikcom.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
''Untuk Samarinda dan Tenggarong sudah menyala.Tinggal Balikpapan yang belum normal,'' kata Erfit.
Sementara Manajer Area Pengatur dan Penyaluran Beban (AP2B) PT PLN Wilayah Kaltim Arjun mengaku belum bisa memastikan untuk melakukan perbaikan. Hal ini mengingat lokasi tower berada di tebing terjal, persis di lereng tebing Sungai Mahakam.
''Teknisi kami masih meneliti kerusakan akibat tower rubuh itu,'' kata Arjun.
Arjun juga menjelaskan pascarubuhnya tower tersebut, PLN terpaksa mematikan sejumlah mesin pembangkit untuk meminimalisir kerusakan yang ditimbulkan. "Sebesar 35 Mega Watts hilang begitu saja. Kerugian masih dikalkulasi dan belum bisa kita pastikan besarnya,'' ujar Arjun.
(djo/djo)











































