"Pasti nanti akan ada pengaruhnya. Kampanye calon-calon yang maju baik pilpres dan legislatif tidak lagi mengandalkan pasar modal karena dalam kondisi terburuk, termasuk dana dari konglomerat karena perusahaannya lagi tidak stabil," ujar Wakil Ketua FPAN Drajad Wibowo di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (9/10/2008).
Selain itu krisis global akan menghentikan program privatisasi sejumlah BUMN seperti Krakatau Steel, PTPN, dan BTN. Sebab tidak mungkin pemerintah menjual BUMN dengan angka murah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anggota Komisi XI DPR ini berharap, meski akan mengganggu pendanaan kampanye Pemilu 2009, krisis pasti membawa hikmah. Salah satunya menjadikan para calon mengandalkan visi dalam berkampanye bukan jor-joran uang.
"Hikmahnya mereka akan menjual visi sehingga saat terpilih benar-benar berjuang menjual visinya. Kalau masih banyak calon yang menggunakan dana kampanye dengan jor-joran ini yang harus dipantau oleh KPK," tandas Drajad.
(nik/iy)











































