Jangan salah sangka dulu. Ini bukan BRI, bank milik Pemerintah. Melainkan singkatan dari Bintang Rakyat Indonesia, sebuah yayasan yang didirikan Zaenal. Kamis (9/10/2008), yayasan tersebut dideklarasikan di Solo. Zaenal sendiri yang selanjutnya bertindak sebagai ketua yayasan.
Dalam pidato deklarasi, Zaenal mengungkap sejumlah cerita dari perseteruannya dengan Presiden Yudhoyono hingga akhirnya setelah lengser dari pimpinan DPR dia justru bergabung dengan partai bentukan Yudhoyono. Tak ketinggalan disampaikan pula mimpi yang menurutnya pentunjuk agar dia ke Partai Demokrat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun demikian tetap saja aroma politik menyeruak dalam pendirian yayasan itu. Selain gambar Zaenal, poster-poster Yudhoyono ukuran besar juga dipampang. Dipasang pula gambar Iwan Fals dan KH Abdullah Syukri Zarkasi, pimpinan Ponpes Gontor Ponorogo yang disebut Zaenal sebagai tokoh idola.
Selain itu aroma politik itu juga dapat disimak dari penuturan Zaenal berikut ini. "Kami ingin agar Pak SBY terpilih kembali sebagai presiden RI untuk kedua kalinya karena kami menilai prestasi beliau di berbagai bidang dan on the track selama lima tahun memimpin."
Lalu apakah BRI juga akan mendukungnya dalam Pemilu legislatif mendatang. "Tentu saja karena yang bergabung dalam yayasan ini adalah teman-teman dekat saya maka mereka akan mendukung saya mewujudkan cita-cita untuk menjadi figur teladan baru di Senayan," ujarnya.
Nampak hadir dalam deklarasi yayasan BRI di kantor yayasan Jalan Slamet no 269, Solo, di antaranya teman-teman lama Zaenal ketika masih aktif PPP maupun di PBR. Hadir pula sejumlah perwakilan organisasi. (mbr/djo)











































