Warga Taman BMW Minta Ditampung di Kampus Untag

Warga Taman BMW Minta Ditampung di Kampus Untag

- detikNews
Kamis, 09 Okt 2008 13:37 WIB
Jakarta - Warga korban penggusuran taman Bersih Manusiawi dan Wibawa (BMW) menyesalkan sikap kampus Universitas 17 Agustus (Untag) yang enggan lokasi kampusnya didirikan tenda pengungsian. Rencananya, ratusan warga akan menggeruduk kampus itu untuk diperbolehkan tinggal sementara.

"Kami akan mendatangi kampus karena mereka tidak mau menampung kami. Inikan demi kemanusiaan," kata Tarom (32), salah satu warga korban pengggusuran, di lokasi bekas penggusuran, Jl RE Martadinata, Jakarta Pusat, Kamis (9/10/2008).

Lokasi kampus Untag hanya berjarak 200 meter dari bekas gusuran. Di kampus tersebut, tersedia tanah lapang yang cukup luas untuk menampung sekitar 200 warga tergusur.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami bingung mau tinggal di mana. Di kolong tol sudah nggak boleh, digusur," imbuh Tarom yang sebelumnya merupakan korban gusuran Rawasari.

Taman BMW yang telah dihuni secara ilegal oleh sekitar 4.000 jiwa diratakan dengan tanah akhir Agustus lalu. Sebulan kemudian, gubuk warga dibakar petugas karena masih membandel dengan tetap bertahan dilokasi penggusuran. (Ari/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads