"Tentu dipertimbangkan. Tapi seberapa jauh, saya tidak bisa memastikan. Kita lihat perkembangannya. Tapi tentu Partai Golkar tetap menghormati yang melahirkan Golkar, biar nggak kualat," kata Wakil Ketua Umum Golkar Agung Laksono di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (9/10/2008).
Agung menambahkan, SOKSI dan ormas pendiri Partai Golkar lainnya mempunyai kontribusi yang besar bagi eksistensi Partai Golkar hingga kini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia juga meyakini, SOKSI tetap menghargai komitmen Partai Golkar yang baru akan menetapkan capres dan cawapres usai Pemilu Legislatif 2009.
"SOKSI juga tahu secara resmi, Golkar belum menetapkan siapa yang diusung jadi capres dan cawapres ke depan. Itu kan baru usulan SOKSI," tuturnya.
Masih banyak, imbuh Ketua DPR ini, kemungkinan-kemungkinan lain yang bisa muncul dari dinamika internal partai. Agung mencontohkan sinyal SBY untuk kembali berduet dengan Jusuf Kalla.
Namun, "Saya tidak bisa melarang suatu ormas yang punya pertimbangan lain." (nwk/nrl)










































