Pencapresan Sultan Seperti Air di Tengah Dahaga Kader Golkar

Pencapresan Sultan Seperti Air di Tengah Dahaga Kader Golkar

- detikNews
Kamis, 09 Okt 2008 11:25 WIB
Pencapresan Sultan Seperti Air di Tengah Dahaga Kader Golkar
Jakarta - Majunya Sri Sultan Hamengku Buwono sebagai calon presiden mendapat apresiasi positif dari kalangan Golkar. Pencapresan Sri Sultan diibaratkan sebagai air di tengah dahaga kader Golkar.

Kader muda Partai Golkar Yuddy Chrisnandi menilai sikap Sultan merupakan preseden yang baik bagi organisasi-organisasi underbow Golkar lainnya. Ini menunjukkan Golkar kaya akan kader alternatif untuk diusung sebagai capres di luar Ketua Umum Jusuf Kalla.

"Ini seperti air di tengah dahaga, di tengah-tengah keraguan kader Golkar di mana JK mengisyaratkan duet kembali dengan SBY. Masa partai besar hanya punya target nomor dua (wapres)?" kritis politisi yang sudah mendeklarasikan diri sebagai capres ini kepada detikcom, Kamis (9/10/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Yuddy menyimpulkan, meskipun menolak disebut mendeklarasikan diri sebagai capres, Sultan sebenarnya bersedia dan siap jadi calon orang nomor satu RI . Kesimpulan Yudi merujuk pada pernyataan Sultan menerima dukungan Serikat Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) yang mencapreskannya.

"Dia kan orang Jawa, makanya bilang seperti itu. Tapi dilihat maknanya menerima dukungan, sama saja juga dengan bersedia dan menyatakan kesiapan," ujar Yuddy.

Mengenai perpanjangan masa jabatan Sultan sebagai Gubernur DIY yang Keppres-nya baru diserahkan kemarin, Yuddy menganggapnya bukan sebuah penghalang untuk maju dalam Pilpres 2009.

"Itu kan dalam keadaan darurat, karena UU-nya belum selesai. Mendagri bisa saja mencari penggantinya nanti," ungkap Yuddy.

"Jangan-jangan warga Yogja merasa bangga jika pemimpinnya maju ke kancah nasional," tandasnya. (lrn/iy)


Berita Terkait