Sultan: Saya Harus Merenung, Saya Harus Tawadhu

Dicalonkan Jadi Capres

Sultan: Saya Harus Merenung, Saya Harus Tawadhu

- detikNews
Kamis, 09 Okt 2008 01:26 WIB
Sultan: Saya Harus Merenung, Saya Harus Tawadhu
Jakarta - Sri Sultan Hamengku Buwono X belum mau memutuskan langkah selanjutnya setelah dicalonkan sebagai presiden oleh Serikat Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI). Dia mengaku masih harus merenung dan tawadhu, meski menerima dukungan SOKSI itu.

Demikian dikatakan Sultan usai memberikan sambutan di acara halal bihalal SOKSI dengan tema 'Membahas Perspektif Kebangsaan Lima Tahun ke Depan' di kediaman Ketua Dewan Penasehat SOKSI Suhardiman, Jl Keramat Batu nomor 1, Fatmawati, Cipete, Jakarta Selatan, Rabu (8/10/2008).

"Saya menerima," ujar Sultan yang juga merupakan Ketua Dewan Penasehat SOKSI
Daerah Istimewa Yogyakarta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sultan menolak bila acara tersebut disebut sebagai ajang deklarasi pencalonan dirinya. Ia pun berharap agar berita yang berkembang tidak dipelesetkan.

"Apa yang dikatakan Pak Suhardiman (Ketua Dewan Penasehat SOKSI) saya terima. Bagaimanapun ini aspirasi dari SOKSI. Tapi tolong ingat, bukan berarti saya mendeklarasikan."

Apa Sultan siap? "Ini bukan masalah siap nggak siap. Saya harus merenung , saya harus tawadhu," ujar Sultan.

Sultan yang mengenakan baju batik berwarna merah marun hadir didampingi
istrinya, GKR Hemas. Seusai acara, Sultan pun didaulat untuk menyanyi di depan seluruh undangan yang hadir, termasuk para wartawan yang setia menunggu Sultan.

Lagu apa yang dipilih Sultan? Rupanya, "Kisah Kasih di Sekolah" milik grup Koes Plus lah yang dilantunkan Gubernur DIY itu. (alf/irw)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads