menghentikan perdagangannya, Presiden SBY pergi nonton bioskop. Maka
tidak perlu berlama-lama menunggu kritik berhamburan.
Sebelum isu itu jadi polemik bahkan dipolitisir, SBY memberikan penjelasan. Sejenak pergi menonton film bukan berarti melupakan tugas besar yang harus secepatnya diselesaikan pemerintahannya.
"Kita berada di sini bukan untuk pesta pora. Tapi memberi apresiasi tinggi atas lahirnya karya seni indah ini," tegas SBY sebelum acara nonton bersama film Laskar Pelangi, di Blitz Megapleks, Jakarta, Rabu (8/10/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keputusannya menonton film Laskar Pelangi bersama anak jalanan, justru diniatkan sebagai kampanye produk dalam negeri. Khususnya sektor ekonomi kreatif yang beberapa tahun belakangan tumbuh pesat dan memberi sumbangan signifikan bagi pemasukan negara.
"Malam ini mari kita bersilahurahmi dengan saksikan bersama film yang membangkitkan semangat bagi putra-putri untuk meraih masa depan lebih baik," jelas SBY. (lh/irw)











































