"Nggak ada masalah. Yang namanya jabatan datangnya dari Tuhan. Kapan mau diambil, ya, diambil," kata Al Amien dengan nada santai usai mengikuti persidangan di Pengadilan Tipikor, Jl HR Rasuna Sais, Jakarta, Rabu (8/10/2008).
Menurutnya, surat dari DPP PPP sudah dilayangkan kepadanya sejak bulan lalu. Ketum PPP sendiri sudah memberitahunya soal pergantian antar waktu (PAW) ini.
Dia bisa menerima keputusan itu dengan lapang dada. Alasannya, dia merasa tidak efektif lagi jika terus menjadi anggota dewan. "Saya kan sudah nggak efektif. Saya akan fokus menghadapi persidangan," ujarnya.
Al Amin yakin ini adalah cara Tuhan untuk memberinya jabatan yang justru lebih penting dibanding anggota DPR.
"Tuhan sudah menyiapkan jabatan yang lebih penting buat saya," ujarnya.
"Jabatan apa itu, Pak?" tanya wartawan.
"Ya nggak tahu saya," jawabnya dibarengi tawa renyah.
Kepada penggantinya, Al Amin berharap agar bisa berkiprah lebih baik dari dirinya. Dia meminta agar penggantinya bisa memanfaatkan waktu yang tinggal sebentar di DPR secara efektif.
"Selesaikanlah waktu yang tinggal 10 bulan lagi. Mudah-mudahan bisa lebih efektif," pesannya. (sho/irw)











































