"Kita anggap Hasan Tiro itu sebagai warga negara asing yang berkunjung ke Indonesia. Jadi tidak ada sesuatu yang menjadi perhatian TNI," kata Kepala Pusat Penerangan TNI, Marsekal Muda TNI Sagom Tamboen, di sela-sela forum diskusi Institute of Defense and Security Studies (IODAS) di Hotel JW Marriot, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (8/10/2008).
Menurut Sagom, selama kunjungan Hasan Tiro ke Indonesia, khususnya NAD sesuai dengan prosedur tentunya tidak masalah. TNI sendiri tidak bisa mengira-ngira apakah kedatangan tokoh senior GAM ini akan mempengaruhi eks simpatisan dan kombatan GAM di Aceh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Walau begitu, lanjut Sagom, TNI selama ini sudah melakukan kewaspadaan tugas, baik tanpa kedatangan atau tidak adanya Hasan Tiro ke Aceh.
"Apalagi dengan kedatangannya itu, kita lebih waspada. Kita tidak mau, gara-gara kehadiran seorang wisatawan membuat tugas kita lebih berat di sana, padahal tugas kita menjaga NKRI," ujarnya.
Ditanya lebih lanjut apakah pihak TNI akan mengundang Hasan Tiro ke Jakarta? "Enggak, sementara ini tidak ada kepentingan dengan kehadiran beliau," jawabnya singkat. (zal/ndr)











































