Demikian jawab Ketua Umum Partai Demokrat (PD) Hadi Utomo di Wisma Negara, Jakarta, Rabu (8/10/2008).
"Ah...wajar saja kan orang pindah ke partai lain. Biasa itu dalam demokrasi, nggak ada masalah," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di dalam Pilpres 2004, M. Jasin merupakan anggota tim sukses pasangan SBY-JK. Tak heran bila menyusul kemenangan jagoannya, namanya sempat disebut-sebut masuk dalam bursa calon Kepala BIN yang pada akhirnya dimenangi Syamsir Siregar.
M. Yasin dan tim pendukungnya yang juga tidak masuk dalam struktur kepengurusan PD, lalu bergabung dengan Barisan Indonesia (Barindo). Tapi dia menegaskan dirinya sama sekali tidak sakit hati atas
keputusan SBY tersebut.
"Saya tidak pernah kecewa pada SBY," kata Yasin pada 7Β Oktober silam. (lh/nrl)











































