Kebanyakan korban tewas adalah turis Jerman. Pesawat milik maskapai Yeti Airlines itu terbang dari ibukota Kathmandu menuju Lukla di Nepal timur. Pesawat langsung meledak dibakar api setelah jatuh menghantam bumi.
Pesawat Twin Otter tersebut mengangkut 19 orang. Mereka terdiri dari 12 warga Jerman, 2 warga Australia serta 5 warga Nepal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Satu-satunya orang yang selamat dalam peristiwa maut itu adalah sang pilot yang berkebangsaan Nepal.
Para relawan dan petugas keamanan memerlukan waktu sekitar 2 jam untuk memadamkan api yang berkobar di tubuh pesawat yang hancur. Ratusan turis dan warga Lukla berkumpul menyaksikan operasi penyelamatan. Banyak orang yang menangis.
Cuaca buruk disebut-sebut sebagai penyebab kecelakaan. Ada kabut tebal ketika kecelakaan terjadi. (ita/iy)











































