"Nggak kebakaran yang gimana-gimana, kebakaran pantografnya. Nggak sampai gerbongnya," ujar masinis KRL Serpong-Tanah Abang Pardjiman kepada detikcom sesaat setelah KRL tiba di Stasiun Tanah Abang, Rabu (8/10/2008) pukul 13.50 WIB.
Sebelumnya Kepala Humas Daops I PT KA Ahmad Sujadi menyatakan, trafo KRL yang terbakar. Namun Pardjiman menegaskan yang terbakar pantograf bukan trafo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Terus mereka nggak ngelanjutin lagi naik kereta ini. Mungkin naik alternatif lain, mobil atau apa," kata dia.
Sementara menurut Kepala Stasiun Tanah Abang Sofyan Hasan yang ditemui detikcom, mengatakan KRL akan dibawa ke Depo Manggarai.
"Kereta dibawa ke Manggarai untuk diperbaiki, karena habis kebakaran pakai mesin cadangan," kata Sofyan.
KRL yang berangkat dari Stasiun Serpong pukul 12.00 WIB itu seharusnya tiba di Stasiun Tanah Abang pukul 12.30 WIB. Namun, karena insiden ini KRL tiba di Stasiun Tanah Abang pukul 13.45 WIB.
Saat tiba gerbong sudah kosong dari penumpang. Hanya ada 1 atau 2 penumpang saja, sisanya pedagang asongan yang keluar dari gerbong.
Pantauan detikcom, pantograf di gerbong nomor 7 yang terbakar terlihat hangus. (nwk/iy)











































