Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran. Kuat dugaan, kebakaran terjadi akibat salah satu genset meledak karena kehabisan air pendingin.
Untuk memadamkan api, Dinas Kebakaran Kota Medan mengerahkan lima unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi kejadian. Dalam tempo 20 menit, api berhasil dipadamkan dan tidak sempat merambat ke ke lantai satu dan dua bangunan yayasan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kebakaran terjadi saat proses belajar mengajar di Yayasan Pendidikan Medikom sedang berlangsung," kata Syanti.
Saat kebakaran terjadi, mahasiswa yang kebanyakan wanita, sempat panik dan berhamburan dari ruang belajar, terutama mahasiswi di lantai dua.
Salah seoranga mahasiswi Jurusan Informatika Komputer, Nia Welasari mengaku, tidak mendengar ada suara ledakan dari lantai tiga, tempat ruang genset yayasan berada.
"Tidak dengar apa-apa. Kita sedang belajar. Tiba-tiba ada yang bilang kampus terbakar. Kawan-kawan jadi panik dan turun ke bawah," sebut Nia.
Sementara salah seorang staff pengajar Hilda Sihombing mengatakan, akibat kebakaran, proses belajar mengajar terpaksa dihentikan. "Kalau gensetnya sudah selesai diperbaiki, kita akan kuliah lagi. Sementara ini proses belajar terhenti, karena untuk mendukung proses belajar-mengajar butuh genset," kata Hilda. (rul/djo)











































