Korban Lakoni Pengobatan Tertentu

Mutilasi di Bus Mayasari

Korban Lakoni Pengobatan Tertentu

- detikNews
Rabu, 08 Okt 2008 13:40 WIB
Korban Lakoni Pengobatan Tertentu
Jakarta - Identitas korban mutilasi yang 13 potongan tubuhnya ditemukan di bus Mayasari Bhakti terus diselidiki. Korban diduga mempunyai kebiasaan menggunakan pengobatan tertentu.

Seperti apa pengobatan tertentu itu apakah berupa pengobatan alternatif seperti akupuntur dan pijat refleksi, polisi belum mau membeberkannya.

"Nanti kita akan dalami. Ketika ada keluarga korban yang memahami hal ini. Kita sedang kembangkan," kata Kasat Jatanras Reskrimum Polda Metro Jaya AKBP Fadhil Imron, dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (8/10/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jajaran Polda Metro sebelumnya menggelar gelar perkara di ruang Reskrimum Polda Metro Jaya sejak pukul 08.00 WIB hingga pukul 11.00 WIB.

Ketika ditanya mengenai Hassan Basri yang dilaporkan hilang oleh keluarganya, Fadhil memastikan hal itu masih diselidiki.

"Sampai saat ini keluarga yang sudah melapor ada 2. Nanti kita lihat seberapa signifikan untuk dilakukan pemeriksaan. Tentunya dengan proses-proses seleksi untuk bisa dilakukan pemeriksaan," papar dia.

13 Potongan tubuh yang dikemas dalam 2 kantong warna merah ditemukan di dalam bus Mayasari Bhakti pada Senin 29 September 2008. Korban mutilasi itu diduga dibuang oleh seorang wanita. Salah satu ciri yang dikenali, korban punya tato bergambar macan di lengannya. (aan/iy)


Berita Terkait