Demikian hasil otopsi yang disampaikan ahli forensik dari RSCM dr Mun'im dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (8/10/2008).
Mun'im tampak didampingi Kasat Jatanras Reskrimum Polda Metro Jaya AKBP Fadhil Imron dan Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Metro Jaya Kombes Pol Agus Prayitno.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut dia, tahapan selanjutnya yang akan dilakukan yakni tahapan
pemeriksaan darah. "Tunggu 1-2 hari. Sampel sudah disiapkan jika diperlukan tes DNA," ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Metro Jaya Kombes Pol Agus Prayitno menambahkan dari hasil tes darah akan ditentukan golongan darahnya.
"Baru dari situ kita akan selektif golongan darah yang sama dan ciri-ciri lain yang sama, baru tes DNA," kata Agus.
Dikatakan dia, tidak ada identifikasi lain selain tes DNA. Sebab, tidak ada sidik jari dan kepala. "Kita akan selektif antara keluarga korban yang mengaku dan korban," imbuh Agus.
13 Potongan tubuh yang dikemas dalam 2 kantong warna merah ditemukan di dalam bus Mayasari Bhakti pada Senin 29 September 2008. Korban mutilasi itu diduga dibuang oleh seorang wanita. (aan/nrl)











































